Penyakit Darah Tinggi Saat Hamil

Penyakit darah tinggi saat hamil ini apabila tidak segera diatasi, maka akan menimbulkan komplikasi pada saat kehamilan. Rata-rata ibu yang sedang program untuk hamil ini tidak mengetahui bahwa dirinya sedang terkena penyakit darah tinggi. Kebanyakan penyakit darah tinggi ini tidak menimbulkan gejala yang cukup serius. Sehingga banyak dari para ibu yang tidak segera melakukan penanganan pada keluhan kehamilannya ketika sedang prgram hamil. Akibatnya adalah ibu hamil akan mengalami cukup banyak gejala yang akan sangat membahayakan janin. Bahkan yang paling parah adalah bisa merusak organ tubuh ibu. Hal ini harus ditangani secara profesional agar kehamilan menjadi aman.

Penyakit darah tinggi saat hamil ini ada beberapa tipe. Tipe pertama sebenarnya sudah terjadi sebelum kehamilan. Akibatnya ketika memasuki masa kehamilan, ibu akan mengalami beberapa gejala yang kurang menyenangkan. Tipe kedua adalah yang apling sering yaitu yang terjadi pada saat ibu memasuki masa usia kehamilan usia 5 bulan. Tentunya pada usia ini ada beberapa gejala yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah adanya protein pada urin. Beberapa gejala fisik yang sering dialami adalah mual, muntah, sesak nafas dan nyeri pada bagian perut atas. Sehingga tidak heran jika gejala ini harus segera diatasi agar dapat melanjutkan kehamilan dengan lebih aman.

Penyakit darah tinggi saat hamil ini bisa diegah dengan triple t. Ibu harus rutin berkonsultasi dengan dokter dan menghindari makanan-makanan yang membuat ibu memiliki resiko terkena darah tinggi yang tentunya nantinya akan membahayakan janin yang ibu kandung. Resiko ini dapat diminimalisir ketika ibu bisa segera mengetahui dan juga menghindari makanan yang akan membuat ibu hamil memiliki resiko tinggi terkena darah tinggi. Selain itu, ibu juga harus tetap berolah raga agar ibu tetap sehat dan resiko darah tinggi dapat berkurang. Apabila ibu ingin mengkonsumsi obat penurun tensi, maka ibu harus berkonsultasi juga dengan dokter kandungan untuk mengurangi dampak obat pada janin. Sebab beberapa jenis obat ini termasuk jenis obat yang akan memberikan efek terhadap janin.